1/09/2013 08:00:00 AM
0

Prestasi sepakbola Indonesia memang sedang terpuruk. Gagalnya tim nasional Indonesia maju ke babak semifinal AFF Suzuki Cup 2012 menambah catatan buruk prestasi Indonesia bahkan di kawasan Asia Tenggara sekalipun.

Sejak masih Piala Tiger yang diselenggarakan tahun 1996, Indonesia belum merasakan jadi juara. Hasil terbaik adalah meraih runner-up yang diraih pada Piala Tiger 2000, 2002, dan 2004, kemudian Piala AFF 2010. Tahun 1996 dan 2008 Indonesia terhenti di semifinalis. Sedangkan tahun 2007 dan 2012 gagal lolos ke semifinal.

Di kawasan Asean ini sebenarnya kekuatan sepakbola semula dikuasai oleh Thailand dan Indonesia di mana keduanya kerap diunggulkan untuk menjadi juara. Namun di tahun pertama kejuaraan paling bergengsi di kawasan ini Indonesia dikalahkan Malaysia 1-3 di semifinal.

Piala Tiger kedua kejutan lebih besar terjadi saat Singapura menjadi juara dengan mengalahkan tuan rumah Vietnam 1-0. Pada Piala Tiger tahun 2000 Indonesia berhasil maju ke final untuk melawan tuan rumah Thailand. Indonesia tak berdaya dengan ditekuk tuan rumah 1-4.  Tahun berikutnya Indonesia kembali maju ke final dan lagi-lagi menghadapi Thailand. Dan meskipun Indonesia jadi tuan rumah, timnas hanya mampu bermain 2-2 di waktu normal. Saat perpanjangan waktu hasil tak berubah. Indonesia malah kalah di adu tendangan penalti 2-4.

Tahun 2004 Indonesia lagi-lagi ke final. Kali ini lawannya Singapura. Besar harapan Indonesia bisa meraih juara untuk yang pertama kalinya. Namun meski final menggunakan sistem home and away, Indonesia gagal memanfaatkannya. Saat main di Stadion Gelora Bung Karno, Indonesia malah kalah 1-3. Dan ketika gantian menjadi tim tamu di Singapura, sekali lagi Indonesia kalah dengan skor 1-2. Indonesia gagal lagi jadi juara.

Kesempatan meraih juara terjadi lagi tahun 2010. Indonesia berhasil lolos ke final. Namun apa yang terjadi? Indonesia pertama kali tampil sebagai tim tamu. Malaysia menghantam Indonesia dengan skor 3-0. Tiga hari kemudian Indonesia tampil di Gelora Bung Karno. Targetnya tak gampang. Kalau mau juara Indonesia harus menang 4-0.  Indonesia justru kebobolan lebih dulu ketika Safee Sali membobol gawang Indonesia lebih dulu. Indonesia memang berhasil mencetak gol, tetapi hanya dua, tak cukup untuk membuat juara. Sekali lagi Indonesia gagal meraih juara.

Dengan buruknya hasil di AFF Suzuki Cup tahun ini, ada pertanyaan yang sering dikemukkan penggemar sepakbola nasional, yaitu kapan Indonesia mampu juara? Bahkan ketika timnas berlaga di stadion sendiri (Gelor Bung Karno), sekarang ini Indonesia masih sering kalah. Memang mengkhawatirkan.

SUMBER

0 comments:

Post a Comment